Posted by: rieside | June 9, 2008

Luka Dalam Jiwa

Kau masuki relungku, kau daki gigir bukit di pundakku seperti memikul isi bumi dan langit, kau buat kasih sayang menjadi beban dalam pilu nasibku. Tapi aku takkan jadi cinta, karena engkau juga bukan cinta walau telah menyakitiku, engkau hanya dirimu sebait mantra cahaya kilat yang menarikku dalam kelam penuh gemuruh, kau menipuku mengikat nama diatas nama yang terlarang di lidahku. Sebab bila aku terpaksa mengucapkan atau bahkan mengingat perjalanan panjang itu sedih akan kembali tiba, kenangan akan gelombang pasang makin menyentak isi jiwa di dada. Aku memang terluka tapi hari ini kupaksa diriku untuk tak ikut melepas mantra cinta dalam diriku, kini puasa sakit hatiku kututup sudah, pedang tajam yang menusukku telah kuhalau ke kawah-kawah darah dihadapan mereka yang pernah mendampingi diriku. Aku tak akan meninggalkanmu di situ, karena bukan aku yang membawamu ke pelaminan, aku juga tidak sedang berpamitan untuk kembali menjemput impian, tidak juga untuk surat-surat yang pernah kutulis dan akan kutulis bagi diriku sendiri, aku hanya menganggap kita tidak pernah bertemu, dan itulah yang terjadi. Karena jika aku membuka luka dalam jiwa ini, lebih baik aku tidak pernah merasakan kembali cinta darimu ataupun orang-orang yang akan mencintaiku dengan cintanya yang mungkin palsu seperti dirimu. Dan kini aku takkan mendengarmu menjerit pergi, seperti pula engkau tak mendengarku disaat aku berjuang menegakkan cinta kita, tak mendengar kata maaf dari diriku sendiri yang dulu engkau sanjung puji. Atau saat susah payah aku ampuni kesalahanmu dahulu di jalan-jalan asmaraku yang tak suci lagi dihadapanmu. Hati tak suci seperti matahari tapi juga tak cukup terang untuk menuntunku di lorong-lorong panjang kematian ini. Kematianku kelak adalah tanah yang sejati karena berani mengubur kisah-kisah api para penari cinta dalam kerajaan langit yang terjatuh dalam lintasan padang pasir. Sekarang menemani hari bersama waktu menuju pulang, meniti huruf dalam hati yang terluka, jiwa ini akan terus bernyanyi untuk mereka kelak yang pernah dan akan menegakkan cinta tanpa menorehkan luka dalam jiwa-jiwa mereka.


Leave a response

Your response:

Categories