Untuk pertama kalinya saya mendengar Linux yUeSBi, dan untuk pertama kalinya saya ikut terjun langsung dalam pengoperasian Linux yUeSBi ini, selama tiga hari saya ikut pelatihan instalasi dan pengoperasian content2 Linux yUeSBi (pada server) untuk JARDIKNAS Kota Bandung yang diselenggarakan oleh PUSTEKKOM (Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan) dan dibuka langsung oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bandung Drs. Dadang Iradi, M.Pd.. Jumlah peserta cuma 10 orang yang nantinya menjadi admin untuk mengelola server2 ini (5 unit), yg ditempatkan ditempat berbeda sesuai kebutuhan server2 tersebut.
JARDIKNAS (Jejaring Pendidikan Nasional) Indonesia Education ICT Network adalah program pengembangan infrastruktur jaringan online skala nasional (National Wide Area Network) yang dibangun oleh Departemen Pendidikan Nasional (DEPDIKNAS) Pemerintah Republik Indonesia untuk menghubungkan antar institusi dan komunitas pendidikan se-Indonesia. Jardiknas merupakan salah satu program strategis pengembangan teknologi informasi dan komunikasi untuk dunia pendidikan di Indonesia. Melalui infrastruktur jaringan online (Jardiknas) diharapkan dapat mempercepat pengembangan integrasi teknologi informasi dan komunikasi pada program pemerintah sektor pendidikan untuk kemajuan pendidikan Indonesia saat ini dan masa depan.
Sekarang ngomongin Linux yUeSBi yang merupakan turunan dari Linux Ubuntu, kata yUeSBi yang menjadi nama dari Linux ini berasal dari kata USB dan Linux ini pun dikemas dalam USB. Linux hadir sebagai aplikasi Open Source, artinya Linux bebas dipergunakan tanpa perlu ada ketakutan akan lisensinya. Jadi klo dijadi’in motto mungkin seperti ini : “Klo bisa gratis kenapa harus bayar?” atau “Klo bisa yg bajakan kenapa harus yg lisensi?” hehehe. Secara tampilannya dalam USB yang tentu saja terkesan kecil dan mudah untuk dibawa kemana saja, selain itu Linux yUeSBi sendiri tidak hanya bersifat Live USB tetapi juga dapat dilakukan instalasi ke dalam harddisk. Berbagai macam hal yang disajikan oleh Linux yUeSBi tujuannya hanya satu yaitu kemudahan, kemudahan membawanya dan kemudahan menjalankan aplikasinya. Secara khusus Linux yUeSBi ini dipakai untuk aplikasi pada server, jadi pelatihan selama tiga hari ini khusus untuk admin yang nantinya mengoptimalkan server yang ada untuk kemajuan dunia pendidikan khususnya di kota Bandung untuk tingkat SD, SMP, SMA, dan SMK. Jadi intinya untuk pengembangan e-learning melalui pendekatan IT untuk dunia pendidikan. Secara detail saya informasikan sistem dan aplikasinya sebagai berikut :
Operating System (Ubuntu Server 8.0.4), Server Engine (Apache 1, MySQL Server 5, PHP 5), Sun Java 6, Sistem Administration (Webmin OS Debian Linux Lenny 1.441), Kernel and CPU Linux 2.6 24-16-server on i686, Mail Server (Zimbra 5.0.11), Blog Server (WordPress 2.6), Forum Server (1.1.7), IM Server (OpenFire 3.6.3), PureFTP Server (2.1), Red5 0.6.3.
Setelah hari pertama dan kedua instalasi dan pengembangan content JARDIKNAS ini, hari ketiga kita langsung presentasi atau secara tdk langsung menjadi instruktur untuk para client, dimana client2 ini adalah sebagian besar berprofesi sebagai guru2 komputer atau operator di beberapa sekolah (yg dipilih) yg ada di Bandung, baik itu SD, SMP, SMA, maupun SMK, yg nantinya menjadi user dari content2 yg sudah dikembangkan.. karena untuk menjalankan program JARDIKNAS tersebut, terlebih dahulu user harus mengetahui apa dan bagaimana cara mengoperasikan content2 sehingga bisa dimaksimalkan secara cepat, jelas dan tepat sasaran.. Nah.. klo diceritain lagi kayanya nggak akan selesai2.. jadi segitu aja dulu deh.
begitu nyampe kondangan, gila donk, antrian ky ngantri sembako! kebayang lah nikahan dikampung ky gimana sih… akhirnya kita nyerobor ke jalur keluar, langsung salaman sama kedua mempelai, dan langsung pamit, soalnya perjalanan pulang jauh lagi, kasian tiara.. dikondangan kita nggak makan, Cuma ngobrol2 bentar sama temen2 dari bandung yg ketemu disana… aaah perut udah keroncongan itu teh! sekitar perjalanan pulang sambil nyari rumah makan, banyak siiih.. tapi, semua tidak menggugah selera! Akhirnya c bunda dapet ide makan di salah satu rumah makan di rest-area km-147 tol padaleunyi.. yasudah deh, sy langsung melesat meninggalkan para pesaing (emang balapaaan), ngebut, breeet da jalan tol.. lewaaat kabehh… udah kelaperan nihhh! Akhirnya nyampe juga di rest-area tersebut sekitar jam 4an sore, langsung masuk ke “racik desa” langsung mesen makan, paket komplit, mojok di pinggir jalan… beeeu adeeem, angin bersemilir di pinggir tol… mantaaap… saking banyaknya tuh menu, sampe nggak ketampung, akhirnya mubazir jg deh tuh makanan.. mau dibungkus males, soalnya di mobil jg msh ada snack2 kecil… yasudah, begitu mepet jam5an, langsung meluncur lagi ke smd, kasian tiara ditinggal dari sore….
Tiara masuk ke ruang perawatan Kelas 1 Muslihat-3, satu ruangan dengan pasien lain bernama Endah (yg mengidap penyakit kelainan lambung).. hari itu Jumat malam Sabtu, sy masih mendengar celotehan Endah yg merintih kesakitan.. sebabnya sy juga kurang tau, tp katanya dia nggak bisa bab, ataupun bak.. kasian.. sepanjang malam dia terus merintih kesakitan.. hari sabtu kondisi dia semakin kritis saja, seluruh keluarganya datang menjenguk, karena disebelah ramai, tiara jadi nggak nyenyak tidur, dia nangis terus… singkat cerita hari minggu pagi, tiara dapet jatah makan pagi, begitupun endah.. saat itu tiara minum susu yg dikasih dari rmh sakit, tp endah disarankan untuk berpuasa, karena siang harinya dia harus menjalani operasi… tapi… begitu lewat dzuhur, kondisi endah semakin kritis saja.. pukul 02.30 dia sempet koma, seluruh keluarganya semua histeris, apalagi ibunya.. dalam sejenak ruangan itu langsung dikosongkan, dokter langsung masuk dan menutup rapat tirai yg menutupinya.. keluarganya pun menunggu diluar.. tapi kami, yg ada disitu, hanya dipisahkan oleh tirai… mendengar apa yg terjadi disitu.. mendengar rintihan endah.. mendengar perjuangan dokter untuk mempertahankan hidup endah dengan bantuan alat2 yg ada.. saat itu suasana begitu mencekam, karena ini pertama kalinya sy mendengar langsung seseorang dalam keadaan antara hidup dan mati… perasaan diliputi rasa sedih, takut.. sy masih ingat, begitu adzan ashar berkumandang, sy mendengar dokter itu menyerah.. dalam hati sy.. innalillahi wa’inna illaihi roji’uun… seluruh tubuh ini dilingkupi perasaan merinding… sampe bisa penyakit seperti itu menyebabkan seseorang meninggal dunia.. apalagi dia (endah) masih kecil.. baru masuk kelas 1 sd.. dalah sekejak seluruh keluarga langsung histeris.. sy pun yg ada disitu tak kuasa menahan haru.. sy ikut prihatin atas meninggal nya endah.. sy masih ingat betul, malam hari ibunya memberikan sy pinjaman tikar, karena sy tidak bawa alas untuk tidur dibawah… trus paginya dia masih berceloteh ingin susu yg seperti tiara minum.. tp tidak dikabulkan ibunya.. tapi.. inilah hidup.. tanpa melihat siapa dia, kaya miskin, tua muda.. klo sudah waktumya… kita hanya bisa berserah diri…
Cerita disingkat sampe hari minggu, nggak seperti biasanya tiara bangun jam 6, biasanya sih jam 5 udah bangun.. pengen langsung maen keluar, sementara bunda bersih2, sy sama tiara maen dihalaman rumah, maen tanah, atau apa aja lah yg sifatnya menghibur anak kecil… hehee.. begitu sarapan udah ada masuk rumah lagi.. menjelang makan siang, tiara pengen maen ke rumah nenek, kebetulan adik ipar (rini) jemput tiara kerumah.. akhirnya kita biarin tiara maen kermh nenek, sementara kita beresin kerjaan bunda yg belum kelar kemaren2.. waktunya makan siang, bunda ngajakin makan siang di RM. Nusa 2 beberapa KM dari rumah, disana seperti biasa makan favorit sy – ikan bakar + karedok yg rasanya sungguh luar biasa.. beeeu mantep banget! di bandung nggak akan ada yg enak seperti itu! trus narsis2 dikit.. mumpung sepi! hehee
